Menjejalahi Taman Nasional Kutai, Anda Bakal Bertemu Dengan Orang Utan yang Langka

Menjejalahi Taman Nasional Kutai, Anda Bakal Bertemu Dengan Orang Utan yang Langka

Tidak terasa kita 6 bulan sudah kita beradaptasi dengan pandemi Corona. Bak bermimpi, kehidupan sontak berhenti, yang jujur diakui kerap membuat kita mati gaya.

Nah, agar gayamu tetap bisa poll nih, solusi travelling memang mujarab. Apalagi travelling yang membawa kita pada udara yang segar, keindahan pemandangan alam yang memanjakan mata, dan kita bisa sekaligus berbuat sesuatu yang berarti buat lingkungan dan masyarakat sekitar.

 

Berwisata ke Taman Nasional adalah rekomendasi yang tepat di era kenormalan baru. Selain membuat tubuh jadi lebih sehat, pikiran  segar, juga kita bakal mendapatkan pengalaman unik yang berkesan. 

Selama 6 bulan ditutup, membawa hikmah  besar bagi alam untuk rehat sejenak. Jangan kaget, jika Anda akan dibuat takjub dengan bunyi-bunyian satwa yang lebih nyaring, atau barangkali mata Anda akan terbelalak dengan Bekantan yang kegirangan berlompatan diantara pepohonan.  Atau emak orang utan yang menyusui bayinya yang mulai lincah bergerak.  

orang utan di taman nasional kutai


Tentang Destinasi WIsata Taman Nasional Kutai - Sangatta Selatan

Taman Nasional Kutai yang terletak di  Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur dan Bontang, bisa menjadi salah satu prioritas yang kamu kunjungi nih. 

Lokasi Balai Nasional Taman Nasional Kutai ini bisa dibilang unik karena berada di dua wilayah sekaligus yakni, Kabupaten Kutai Timur, dan Kota Bontang dengan luas daerah 198.629 Ha. Dan, satu-satunya Taman Nasional yang berada  di wilayah Kalimantan Timur.

Untuk menuju Kawasan Balai Taman Nasional Kutai Ini, dari Balikpapan – Samarinda sekitar 2,5 jam dengan kendaraan darat roda empat, kemudian dilanjutkan ke Bontang sekitar 3 jam. Bontang-Teluk Kaba dengan menggunakan speed boat sekitar 30 menit. Selain itu antara Bontang-Sangatta terdapat jalan raya membelah taman nasional.

Balai Taman Nasional Kutai telah menjadi wilayah konservasi atau hutan persediaan (hutan simpan) sejak zaman Pemerintah Belanda. Saat itu Pemerintah Kerajaan Kutai juga menetapkan wilayah ini sebagai Suaka Margasatwa Kutai yang berlanjut hingga kemasa Pemerintahan NKRI. Pada awal tahun 1900-an, luas wilayah konservasi ini berkurang untuk perkembangan PT Pupuk Kaltim dan Kota Bontang.

Kawasan ini merupakan habitat penting dari berbagai jenis flora dan fauna langka.  Mengutip  TAMAN NASIONAL KUTAI tepatnya ada sekitar 10,000 jenis flora, dengan 1,000 lebih yang sudah terindetifikasi termasuk didalamnya meliputi tumbuhan hias, tanaman obat, tumbuhan bakau, cemara laut, tancang, simpur, beruang, meranti, kapur, berbagai jenis anggrek, kapur, pohon ulin, dan tiga jenis bunga raflesia.

Terdapat juga 80 jenis mamalia meliputi orangutan, bekantan, owa kalimantan, beruk, kera ekor panjang, dan kukang. Ada juga jenis ungulata seperti rusa sambar, kancil, kijang, dan banteng. Selain itu, beberapa jenis karnivora seperti elang laut perut putih, beruang madu, pergam raja dan hijau, bangau tong tong, beo emas, ayam hutan, dan pecuk ular asia.

Balai Taman Nasional Kutai juga merupakan hutan basah yang khususnya menjadi 'rumah' bagi primata endemik Kalimantan, yakni Orangutan dan Bekantan ini gengs. 


Jenis orangutan yang hidup di Taman Nasional Kutai adalah Pongo pgmaeus morio, dimana jenis ini merupakan sub spesies dari orangutan Kalimantan (Pongo pygameus). Sama halnya dengan Bekantan (Nasalis Larvatus Wurmb) yang juga hanya hidup di di pulau Borneo.

Daftar Tempat Wisata Pilihan di Balai Taman Nasional Kutai

Dikutip dari website KSDAE MENLHK, dengan lokasi seluas 198.629 hA ini, kita bisa memilih untuk pergi ke berbagai pilihan tempat konservasi di dalam kawasan Balai Taman Nasional Kutai, antara lain :

1. Bontang Mangrove Park (BMP), Bertualang di tengah Kota

Bontang Mangrove Park, atau yang lebih populer dengan BMP, dibangun dengan konsep Conservation, Education and Adventure.  Menyajikan potensi alam berupa hamparan ekosistem mangrove indah dengan keanekaragaman jenis vegetasi dan satwa di dalamnya. Kesejukan alam dan letaknya yang startegis karena berada di tengah Kota Bontang, menjadikan BMP sebagai tempat yang tepat untuk refreshing dan meghilangkan penat dan kejenuhan.

Sepanjang waktu dari pagi sampai sore, merupakan momen terbaik untuk kunjungan wisata ke BMP tergantung tujuan masing-masing pengunjung.  Sunrise, dapat dinikmati dari boardwalk dengan view yang menghadap ke laut-Selat Makassar dan dari Menara pandang. Sunset dan view lampu dari pabrik yang terdapat diseberang BMP, juga menjadi momen favorit para pemburu gambar. Siang hari dimanfaatkan oleh para pelajar untuk mengetahui keanekaragaman hayati hutan mangrove dan ekosistemnya. Pada saat surut terendah, pengunjung dapat menyaksikan barisan ikan-ikan kecil yang memenuhi areal terbuka disepanjang boarwalk.


Menara pandang dengan tinggi 20 m, yang dapat difungsikan sebagai sarana “bird watching”. Dari Menara pandang, tersaji  hamparan ekosistem mangrove, view Kota Bontang dan kawasan industry PT.Pupuk Kaltim. Pada pagi dan sore hari, Menara Pandang merupakan hotspot terbaik untuk mendapatkan gambar sunset dan sunrise.


2. Prevab Mentoko, Kemewahan Pengalaman di Rimba Belantara


Menuju kawasan yang merupakan habitat orangutan asli tersebut, tidak sesulit yang dibayangkan oleh banyak orang karena ditempuh dengan berperahu disepanjang Sungai selama 30 menit dari Kota Sangatta.


Orangutan di Prevab Mentoko -- sumber : https://www.kabarbetang.com/

Di sepanjang perjalanan, pengunjung sudah disuguhi pemandangan hutan alam dengan berbagai  jenis satwa penghuninya. Tak jarang, kalau beruntung pada beberapa titik pengunjung dapat menyaksikan secara langsung orangutan yang sedang beraktifitas di atas pohon di tepi sungai. Mendapatkan kemewahan pengalaman di sepanjang perjalanan sungai, menjadikan waktu  30 menit menjadi sangat singkat dan tidak cukup untuk mendapatkan lebih banyak lagi.


Mengamati orangutan liar secara langsung di alam, merupakan keberuntungan dan kemewahan pengalaman bagi siapa saja yang mengalaminya. 


Sensasinya sangat berbeda dengan pengamatan orangutan yang ada di kebun binatang atau pusat rehabilitasi. Untuk melihat orangutan di kebun binatang, anda cukup membayar tiket masuk, sudah dapat menemukan orangutan dengan mudah. Namun berbeda dengan orangutan liar. Orangutan liar cenderung menghindar dari manusia, sebagaimana satwa liar lainnya yang takut bertemu dengan manusia.

Tips persiapan jalan-jalan ke Balai Nasional Taman Nasional Kutai

 - Pastikan Diri Sehat dan Mematuhi Protokol Kesehatan

Walaupun sudah memasuki masa PSBB Transisi seperti saat tulisan ini dibuat, tapi kita mesti tetap harus waspada dan selalu memastikan diri kita selalu sehat dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku seperti membawa masker serta masket cadangan, membawa hand sanitizer, rajin mencuci tangan bila ada tersedia wastafel dan sabun di mana pun berada. Kita tentu tetap ingin jalan-jalan dengan kondisi sehat dan selamat kan hehe

- Buat Itinerary Simpel


Itinerary akan membantu kalian dalam liburan, layaknya kompas jadi kalian setidaknya sudah tahu mau kemana saja selama liburan. Bisa berbentuk poin simpel, atau detail dengan jadwal serta jam kunjungan akan mempermudah selama di sana. Tambahkan budget pengeluaran juga kalau perlu jadi pengeluaran kalian juga akan tetap terkontrol.

- Bawa Perlengkapan

Selama di Kalimantan tentu kalian harus mempersiapkan perlengkapan yang sekiranya akan dibutuhkan dan mempermudah kalian, seperti bawa masker, hand sanitizer, dll dan juga membawa perlengkapan mandi sendiri, lotion pengusir nyamuk, senter, lakban, gunting, sunblock, perlengkapan P3K simpel dan obat-obatan yang diperlukan

- Bawa Bekal

Tak ada salahnya menyiapkan cemilan dan makanan instan ringan selama menjelajah Balai Taman Nasional Kutai. Persiapkan juga uang cash karena akan susah sekali menemukan ATM setibanya di sana. Jangan lupa untuk buang sampah pada tempatnya juga ya gengs jangan mengotori kawasan

Sudah siap untuk liburan seru antiamainstream sambil menjelajah keindahan Balai Taman Nasional Kutai? Persiapkan diri kalian, pastikan kalian dalam keadaan fit dan sehat sebelum memulai perjalanan. Tak lupa juga selalu jalankan protokol kesehatan yang berlaku untuk keamanan dan kenyamanan kita semua.

Selamat semangat jalan-jalan, stay safe and healthy ya gengs!

Teman-teman yang penasaran dengan keunikan travelling di Taman Nasional, jangan khawatir, Festival Taman Nasional danTaman Wisata Alam Indonesia (FTWTWAI) 2020, siap digelar secara virtual pada tanggal 24 sd 26 September. Bakal banyak diiskusi seru yang mengulas tren wisata era kenormalan baru. 

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar
Kontak
Jakarta
021 22001192 / 08117717788
info@festival-tamannasional-twa.com
Jejaring Sosial
Copyright © 2018. All rights reserved. Oleh Webpraktis.com | sitemap